Minggu, 05 Januari 2014

cari jodoh

cari jodoh ala islam


apabila seseorang akan membangun rumah tentu saja dia akan
 mengadakan beberapa pilihan sejak dari memilih lokasi dimana
 rumah itu akan dibangun sampai kepada menentukan bahan-bahan
 berkualitas yang akan dipakainya. kemudian kepada wujud dan
 bentuk rumah yang akan dibangunnya. dalam alquran allah menjelaskan
 " bahwa manusia apapun jenisnya asal dia bernama manusia dihiasi
 dengan perasaan cinta kepada perempuan dan juga sebaliknya, sejak
 dulu secara fitroh laki laki senang kepada perempuan dan sebaliknya.
 dihiasi rasa  cinta ini dalam kehidupan manusia dan oleh karena adanya
 rasa cinta berkembanglah segal macam persoalan sehingga seorang ahli cinta pernah berkata
 " cinta adalah 5 huruf yang membuat persoalan tidak akan pernah selesai
 tetapi dalam kehidupan sehari-hari sering ita saksikan rasa cinta ini bisa mendorong
 memberikan dorongan yang tidak baik. oleh karenanya pabila cinta diibaratkan setetes 
embun yang jatuh diembun yang jatuh dibumi yang makmur.
 akan utmbuh aneka ragam bunga-bunga yang harum semerbak indah mewangi
 sedap dipandang orang menyebarkan rasa damai, tapi apabila cinta itu jatuh
 ditanah yang gersang dan tandus tidak ada yang akan tumbuh disana selain sirih
 memanjat tandu kuning daunnya lemah batangnya. maka cinta yang semacam itu
 tidak akan memberikan dorongan yang positif pada seseorang dalam kehidupannya.
cinta dalam artian yang positif pertama ia selalu mendatangkan keindahan, yang kedua
 cinta itu memberikan energi atau semangat untuk berjuang, dan yang ketiga cinta itu selalu
 membawa resiko dalam bentuk pengorbanan. maka cinta yang ppositif akan melahirkan keindahan.
 disinilah orang memerlukan filter sebab keindahan yang didasarkan karena cinta segala sesuatunya akan menjadi indah.
namun bagaimana pun juga kalau hati sudah diliputi dengan perasaan cinta segalanya
 akan menjadi indah. cinta itu dalah keindahan. yang kedua cinta itu melahirkan energi.
 melahirkan dorongan dan semangat yang lemah bisa menjadi kuat, yang takut bisa menjadi berani,
 yang jauhpun akan terasa dekat. itu semua berkat dorongan rasa cinta.
 dan karena energi ini lahirlah yang ketiga bahwa cinta adalah pengorbanan. 
sehingga orang berkata berani bercinta mesti berani berkorban takut berkorban jangan bercinta.